Senin, 24 September 2012

Urban Legend of Tepian: Sungai Kerbau

Sungai Kerbau adalah sebuah tempat yang dianggap keramat oleh masayarakat Samarinda dan sekitarnya. Terletak di hilir kota Samarinda. Menurut cerita lisan, yang dikubur di Sungai Kerbau adalah ahli ukir sakti di Kerajaan Majapahit. Ia adalah arsitek (bersama saudaranya) yang membangun istana Kerajaan Kutai ketika masih berpusat di Kutai Lama. Oleh kelompok orang-orang istana yang tidak menyukainya, ia difitnah telah melihat bagian terlarang dari permaisuri dan kemudian dieksekusi bunuh. Tetapi keajaiban kemudian terjadi. Makamnya berpindah-pindah, dan bahkan kemudian mudik melawan aliran sungai hingga tiba di tempatnya yang sekarang, di hulu Sungai Kerbau. Belakangan, makam ini dikeramatkan. Banyak yang percaya, bila dating berziarah ke makam ini dan sungai tiba-tiba pasang atau penuh, maka itu pertanda keinginan kita akan terkabul.

Senin, 10 September 2012

Indung-Indung Kalimantan Timur

Oleh: Pengurus

Banyak yang mengira, bahwa Indung-Indung yang merupakan lagu daerah Kaltim adalah yang salah satu liriknya:
Aduh aduh Siti Aisyah
Mandi di kali rambutnya basah
Tidak sembahyang tidak puasa
Di dalam kubur mendapat siksa

Tetapi, ternyata TIDAK. Itu merupakan lagu Qasidah Islami yang kebetulan berjudul sama, yakni Indung-indung. Indung-Indung yang merupakan lagu daerah Kaltim adalah berbahasa Berau, dan berikut liriknya:
Selamat datang di blog Forum Peduli Kota Samarinda! (FPKS) Kirimkan pertanyaan dan saran Anda di pedulikotasamarinda@gmail.com (FPKS) Sesosok mayat mengambang di tepi Sungai Karang Mumus Jl. AM Sangaji Gang 9 pada Minggu (27/3) pagi (FPKS) 27 rumah hangus terbakar di Jl. Cipto Mangunkusumo RT 12 Kel. Harapan Baru, Loa Janan Ilir (27/3) pada pukul 02.00 WITA (FPKS) Angin kencang memporak-porandakan Samarinda pada Sabtu (26/3) siang